Langsung ke konten utama

Mulai Aja Dulu

4 tahun Indonesia kreatif kamu mau jadi apa?
Indonesia sekarang lagi kayak mahasiswa tahun akhir yang ga tamat-tamat oleh sebab yang ga jelas masalahnya. Pengennya mau tamat tapi belum juga menyusun skripsinya. Pengennya mau maju tapi pemudanya ga mau perbaiki kesalahan pribadi. Pengen nya mau dilirik banyak orang tapi ga mau tampil dengan berbagai keistimewaan. Kayak mahasiswa sukanya pengen ini pengen itu, coba ini itu tapi belum juga mau memastikan satu pilihan. Kapan coba bangkit nya...? Memang benar-benar menggeramkan.

Yang paling miris itu kita kebanyakan berandai-andai mulu tapi ga mau mulai-mulai. Coba kayak "Tokopedia, mulai aja dulu" hiks, jadi kayak promo. Ah, tidak kok...

Coba bayangkan, sudah 4 tahun Indonesia kreatif, situ udah ngapain aja yak? Jangan-jangan masih orang lain yang maju dan kamu jadi penonton yang lagi mimpi indah di atas kasur sampai pagi dan ga bangun-bangun lagi. Ups, jangaaan!

Hemmm, kita itu kalo mau sukses banyak pilihan lo. Mau jadi anak muda Creator,  peduli, pahlawan, cendekiawan sampe yang suka mengeksplor diri pun boleh. Yang penting itu tentukan satu pilihan. Dan fokuskan. Kalo jatuh ya bangkit lagi lah. Kalo mau sampai berdarah-darah pun tidak apa-apa. "Kayak aku lagi memperjuangkan kamu gitu  😛" ya harus optimal dan sampai titik akhir.

Kayak aku ini. Aku mahasiswa yang selama masa ngampusnya ga mau jadi kupu-kupu cantik aja. Yaitu kuliah-pulang---kuliah-pulang terus bobok cantik deh. Itu mah jangan di tiru. Sudah terlihat tanda-tanda mahasiswa yang tidak berpunya impiannya.

Udah banyak bisnis ala anak kampus yang aku coba dari jualan bunga, jualan jilbab, baju, sepatu, tas pokoknya jual apa aja deh yang penting halal. Jualan permen pun juga pernah wkwkw. Yang belum pernah mungkin cuma jual Indonesia aja kali ya... Hahaha jangaaan! Gayanya mau ngejual Indonesia, ngejual Talent aja belum mampu. Wekk.

"Hai anak muda! jangan kamu memboikot diri kamu sendiri dan mengatakan kamu tidak mampu sebab terlihat secuil kuku kecacatan dalam dirimu. Padahal sebongkah gunung Talentmu dapat kamu bangkitkan." nasihat dari aku buat kamu dan diriku sendiri.

Ya, kalo mau hasil yang besar tentu harus yakin dengan hal yang sedikit tentunya. 

Tengoklah Gedung-gedung pencakar langit itu. Kalo para pekerja dan arsiteknya tidak yakin mampu membangun gedung tersebut mungkin saja mereka tidak akan jadi membangun gedung itu bukan...? Satu lagi ya, pasti mereka juga punya strategi yang berfokus kan?

Begitulah, semua di awali lagi dari "Mulai aja dulu". 


#4TahunIndonesiaKreatif

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Despro Competition_Padang_Rafki Saputra

Hijrah itu Butuh Ujian dan Dukungan

By: Welidayani ( Pena Khadijah ) Hijrah itu Butuh Ujian dan Dukungan Bismillahirrahmanirrahiim.... Setiap langkah yang berujung kepada tujuan yang besar dan mulia akan selalu dikuatkan oleh Allah SWT. Sebanyak apapun halangan yang melintang tak kan tergoyahkan oleh semangat dan keyakinan akan mencapai tujuan tersebut. Begitu juga dengan hijrah. Dalam berproses memang tidak semudah yang kita fikirkan. Kita membutuhkan jalan yang panjang dan berliku. Berproses menuju ke arah yang lebih baik itu memerlukan banyak pendukung. Pendukung inilah yang akan mempermudah kita dalam menjalankan kegiatan berproses kita. Salah satu pendukung kita dalam berhijrah adalah lingkungan yang homogen sebelum menjajaki lingkungan yang heterogen, pengaruh-pengaruh positif yang berkelanjutan dan semangat yang tinggi dalam melkukan hijrah.   Disini diperlukan karena pada awal kita berhijrah kita masih dalam kondisi terombang ambing dan membutuhkan nasihat dan pujian yang berperan penting dalam...

aktivis tak kan galau

“ Aktivis Takkan Galau " Sewaktu pertama masuk kuliah yang saya bayangkan itu bahwa seorang mahasiswa tu hanya pergi kuliah, belajar terus menerus agar mendapatkan nilai terbaik kemudian wisuda dengan IPK tertinggi. Yang lebih mirisnya lagi saya pernah bermimpi akan menjadi seorang ANGGOTA DPR RI hanya dengan melakukan hal tersebut. Akan tetapi kenyataan yang saya peroleh berbeda dengan yang terjadi dilapangan. Setelah saya mengikuti berbagai kegiatan dikampus fakta yang saya peroleh berbeda dengan teori yang saya fikirkan. Jika saya ingin menjadi seorang yang melek politik saya harus aktif dalam berbagai organisasi, jika saya ingin menjadi pekerja saya juga harus aktif organisasi dan apapun profesi yang saya inginkan saya harus aktif berorganisasi. Hal ini, memang terasa sangat sulit bagi saya awalnya. Bagaimana saya bisa membagi waktu saya nanti, harus mengerjakan tugas, harus kuliah, harus mengerjakan tugas dirumah, harus ikut organisasi ini itu dan juga harus bisa m...